Metamorfosis JekPot Ojek Pontianak

JekPoter mania, Alhamdulillahirobbilalamin sejak berdirinya 3 tahun yang lalu, JekPot Ojek Pontianak kini telah bermetamorfosis tidak saja sekadar ojek motor. JekPot Group kini lebih dinamis untuk memenuhi kebutuhan klien yang semakin dinamis.

Manajemen telah mengembangkan berbagai layanan untuk kebutuhan klien yang semakin berkembang. Beberapa produk turunan JekPot adalah :

  1. JekMob, Ojek Mobil Pontianak adalah divisi mobil yang melayani berbagai kebutuhan untuk keperluan keluarga, wisata, citi tour, pernikahan, wisuda dan lain sebagainyanya. Armada JekMob bervariasi dari mobil MPV, sedan, hatback.
  2. JekUp, Ojek Pick Up Pontianak adalah layanan mobil box, truk engkel dan bak terbuka untuk melayani angkut dan kirim barang dalam jumlah besar. Layanan ini juga cocok untuk pengiriman catering, dekorasi, pindah rumah/ kos dan keperluan lainnya.
  3. JekBus, Ojek Bus Pontianak adalah layanan khusus bus dengan ukuran sedang (medium) dan ukuran besar (bigbus). Semua bus yang tersedia adalah kelas eksekutif dan VIP. Semua bus menggunakan pendingin udara (AC). Layanan ini sangat cocok untuk kebutuhan acara korporasi, perusahaan, komunitas yang memerlukan transportasi jarak menengah dan jauh.

JekMob Ojek MobilJekUp_brosur copy

daftar tarif JekBus

 

Advertisements

Polisi CAKEP Solusi Macet

macet jakartaKonotasi negatif kerap kali mengidentifikasi macet sebagai musibah waktu, biaya, tenaga. Macet mengeliminir produktivitas. Semua yang berkaitan dengan macet menimbulkan kerugian, kegelisahan, keterpurukan. Di sisi lain macet ditinjau dari aspek materi dan ekonomi justru keberkahan. Macet adalah bukti industri otomotif masih berprospek. Daya beli dan daya pakai masyarakat terhadap kendaraan bermotor cenderung naik. Macet membuktikan kuantitas kendaraan bermotor melonjak signifikan yang selaras dengan peningkatan pajak kendaraan bermotor bagi pemerintah. Sisi baik lainnya adalah macet menginisiasi antar-kirim barang tanpa harus dilakukan sendiri. Pendelegasian kurir melalui ojek online yang mewakili pengirim tetap bisa berinteraksi dengan penerimanya tanpa harus bertemu secara tatap muka.

Terlepas dari plus-minus mengenai macet, ada baiknya kita menyikapinya dengan bijaksana. Jika kita berpikir positif, macet yang menurut sebagian orang merugikan, bisa jadi membuat keuntungan. Sebaliknya jika kita selalu memahami macet dengan pandangan negatif, selamanya macet adalah alasan untuk malas berubah, malas kreatif, malas beraktivitas. Yang tanpa disadari sebenarnya banyak sekali hal-hal positif yang bisa mengubah sikap-sikap tersebut menjadi berdaya. Misalnya mengubah kebosanan dengan aktivitas intelektual melalui membaca. Membuang suntuk menjadi sibuk. Sibuk memberdayakan otak melalui imajinasi, merekam ide ataupun membuat catatan ringan mengenai konsep.

Tidak perlu menyalahkan mengapa macet tetap saja terjadi. Macet adalah dampak dari industrialisasi. Macet berbanding lurus dengan ledakan penduduk. Mobilitas penduduk semakin tak terbatas. Macet adalah kejadian sebab-akibat karena jalanan tidak lagi muat menampung beban kendaraan dan pengguna jalan.

Berbagai manajemen macet telah diimplementasikan untuk meminimalisir macet. Seperti rekayasa lalu lintas, buka-tutup arus lalu lintas, pembatasan produksi mobil dan sepeda motor, program transportasi massal menggunakan moda transportasi yang menampung banyak penumpang dengan sekali jalan. Pun demikian tak menjamin macet terselesaikan.

Macet pada dasarnya hanyalah manajemen masalah. Seperti halnya dengan kasus sumbatan pipa air. Pipa tanpa sumbatan, arus air lancar. Sebaliknya jika dalam pipa tersangkut sampah, kurangnya pemeliharaan pipa menyebabkan kerak menumpuk, sumber pipa (kran air) mengalami kerusakan mengakibatkan air tidak bisa mengalir. Sampah dan kerak di dalam pipa serta kran air yang berada di luar pipa adalah masalah sehingga perlu dikontrol dan dijaga kestabilan kebersihannya.

Lantas siapa yang yang paling bertanggung jawab masalah manajemen macet lalu lintas? Polisi. Ya, Polisi lalu lintas, polantas. Polantas masa kini adalah manajer macet. Mereka lah para pakar macet. Mereka penguasa medan, mereka pembuat kebijakan, mereka pemilik resep antimacet. Tetapi apakah hanya dengan mengandalkan resep antimacet yang telah dilakukan seperti rekayasa lalu lintas, buka-tutup arus lalu lintas, lantas macet segera terselesaikan?

Tidak. Cakap dan ahli mengatur lalu lintas tidak lah cukup. Tantangan terberat polantas adalah bagaimana memperkirakan, mengantisipasi dan meniadakan macet. Nilai plus polantas tidak tergantung pada kehadirannya ketika mengatur lalu lintas. Tolok ukur kesuksesan polantas adalah bagaimana memanage macet dengan karakter CAKEP yaitu polisi Cekatan, Aktif, Komunikatif, Empati, Profesional.

Polisi cekatan adalah tangkas dalam segala aktivitas. Tidak perlu menunggu panggilan dan laporan untuk terjun ke lapangan. Ada atau tidak ada instruksi harus memotivasi diri sendiri. Pribadi cekatan cepat menyelesaikan pekerjaan tanpa penundaan. Instruksi hanyalah sekadar formalitas, lebih dari itu tanggung jawab yang menjadikan pribadi cekatan selalu mendekati masalah untuk segera turut menyelesaikan.

Polisi aktif adalah polisi yang selalu berinovasi dalam aksi. Penerapan teknologi dalam aksi dan layanan menjadi bukti. Aktif juga tidak monoton dalam tindakan. Polisi selalu berkreasi menciptakan media-media edukasi berlalu lintas secara unik dan menarik. Polisi komunikatif merupakan polisi yang bisa menjaga keharmonisan (hubungan kerja dan sosial) terhadap atasan, rekan dan masyarakat sekitar. Berusaha menjadi teladan dalam kepribadian. Mengedepankan koordinasi dan kolaborasi daripada bertindak sendiri.

Polisi berempati adalah respek terhadap segala keadaan yang menjadikannya setiap saat ringan terjun ke jalanan. Ada atau tidak ada kemacetan kehadiran polisi di jalanan menjadi pengayom bagi para pengguna jalan. Polisi profesional adalah yang beretos kerja sistematis menurut SOP, disiplin dan jujur. Polisi profesional juga berani menolak gratifikasi, tampil sopan, senyum-sapa-salam, mengubah budaya instruksi menjadi edukasi.

Polisi CAKEP pada prinsipnya merupakan manager lalu lintas yang mampu memadukan cara-cara konvensional dan teknologi dalam mengantisipasi macet. Inovasi dalam tupoksi dibutuhkan karena macet sulit diprediksi. Macet setiap saat bisa terjadi. Manajemen macet adalah pertaruhan tupoksi profesi. Strategi dan penanganan secara elegan menjadi tugas yang harus diprioritaskan.

Pertama, Traffic-Jam Panic Button berbasis lokasi. Tombol kepanikan adalah sebuah aplikasi mobile berbasis Android yang bisa diunduh dan dipasang di smartphone oleh masyarakat secara gratis. Fungsinya sebagai media pelaporan terkini kejadian macet berbasis lokasi. Notifikasi kejadiannya terkoneksi dengan polantas terdekat, sehingga macet bisa terdeteksi secara dini.dont panic

Kedua, aplikasi pemantau lalu lintas secara streaming. Setiap polantas diwajibkan memasang aplikasi ini di smartphone masing-masing untuk bersama-sama memantau secara real time lalu lintas di area terdekatnya. Sifatnya yang real-time, menuntut polantas bertanggung jawab 24 jam terhadap kelancaran lalu lintas di daerahnya. Setiap saat mempunyai kewajiban mengecek kondisi dan melihat arus lalu lintas melalui video streaming di smartphone.

Ketiga, operasionalisasi drone (pesawat kontrol tanpa awak). Pengoperasiannya sebagai pengganti patroli konvensional menyusuri jalan. Kelebihan drone adalah bisa mengawasi lalu lintas darat dari ketinggian dengan pantauan yang lebih luas dengan jarak jangkau yang lebih akurat. Bisa saja drone dikombinasikan dengan patroli mobil sekaligus sebagai pusat pengontrol. Patroli mobil memonitor lalu lintas secara horizontal, patroli melalui drone memonitor secara vertikal. Penggunaan drone juga bisa digunakan untuk memantau pelanggaran lalu lintas oleh pengguna jalan.

Keempat, teladan pemimpin. Pimpinan harus blusukan. Pemimpin harus menjadi contoh – bukan sekadar memberi contoh – di lapangan. Kehadiran di lapangan tidak perlu penjadwalan. Kurangi kekakuan keprotokoleran. Hadirnya pemimpin merupakan pengawasan melekat kepada setiap anggotanya untuk selalu sigap dan tanggap.

Kelima, pertegas penghargaan dan hukuman. Keberhasilan mengatur kemacaten bukan usaha perorangan. Banyak pihak terkait dalam pengaturan. Sebuah kewajaran ketika polantas dinilai berhasil dan menjalankan perannya dengan rapi maka perlu apresiasi. Bentuk konkritnya bisa berupa kenaikan tunjangan atau promosi jabatan. Tetapi ketika gagal harus siap dibully dengan terus memperbaiki diri dan tetap menjaga nama baik profesi.

Akhirnya, kepopuleran dan ketenaran polisi CAKEP tidak terletak pada gaya dan penampilan. Output terpenting yang lahir dari polisi CAKEP adalah integritas. Sadar akan tugasnya yang berat maka bersatupadulah. Sadar akan kehadirannya di jalanan yang dinanti, maka bergerak cepatlah, sadar akan kemacetan yang tidak bisa diselesaikan dengan cara konvensional maka berinovasilah. Inovasi untuk solusi adalah prestasi tertinggi yang layak disematkan kepada polisi. Good bye macet, good job polisi CAKEP.

 

Aksi Rider Belajar Fleksibel

banner1Jalanan adalah tempat usaha kami. Motor roda dua adalah properti kami. Internet adalah teman akrab kami. Ilmu pengetahuan adalah masa depan kami. Kami adalah para rider JekPot, Ojek Pontianak. Rider laki-laki sering dipanggil Jeko sedangkan rider wanita biasa akrab dengan istilah Jengki. Kami adalah bagian dari kota ini sebagai penawar solusi keterbatasan moda transportasi.

Kami semua bergerak mengantar-jemput masyarakat untuk saling terhubung tanpa bingung. Kami menjemput anak-anak sekolah, mengantar para orang tua silaturahmi ke sanak-famili, mendampingi wisatawan untuk city tour atau sekadar temu-bisnis dengan klien, kami membantu mengambil-kirim barang dagangan, tiket, hadiah, kado, bingkisan, paket kiriman, undangan dan belanjaan.

Kami menjunjung tinggi motto sekaligus filosofi layanan : Mengantar dengan Ny(aman). Aman dan Nyaman adalah level tertinggi dari kebahagiaan. Kami ingin menyajikan 2 aspek penting tersebut kepada seluruh masyarakat yang menggunakan jasa kami. Ketika aman masyarakat akan hidup tenang, ketika nyaman masyarakat akan selalu kembali datang menggunakan jasa layanan.

Kami tidak mempunyai pangkalan ojek tetap – yang biasanya dibangun sekadarnya atau bahkan sembarangan di pinggir jalan. Manajemen kami hanya menggunakan rumah tempat tinggal bos kami sebagai tempat peristirahatan bersama. Alasan mengapa kami tidak dibolehkan mangkal adalah pertama, kami akan terlihat seperti orang yang tidak punya pekerjaan karena banyak orang menafsirkan mangkal sama dengan nongkrong yang berkonotasi dengan pengangguran. Kedua, pangkalan hanya akan merusak keindahan kota. Hal ini berbanding terbalik dengan semangat kami sebagai agen perubahan kota dengan paket layanan city tour yaitu mengenalkan sisi kebersihan dan keunikan kota. Ketiga, dengan berkumpul di tempat peristirahatan bersama, kita lebih akrab dengan sesama rider, dengan anggota keluarga bos kami dan tentunya kami dapat makan gratis kapan pun selama kami beristirahat di sana.

Di tempat tempat peristirahan bersama kami juga belajar apa saja. Bahkan beberapa dari kami ada yang aktif menimba ilmu di Unviersitas Terbuka. Mengapa Universitas Terbuka? Ya, karena di perguruan tinggi negeri ini model pembelajarannya sangat fleksibel tanpa mengganggu pekerjaan kami yang selalu berhubungan dengan mobilitas yang tinggi. Kami sadar tidak akan bisa belajar secara formal dengan tatap muka di kelas/ bangku perkuliahan. Tuntutan pekerjaan mengharuskan kami hadir di jalanan.  Separuh hidup kami habiskan untuk lalu lalang di perjalanan.

Universitas Terbuka menyiapkan segala hal yang berhungan dengan kebutuhan belajar kita. Sistem pembelajarannya lengkap dan terintergrasi. Universitas terbuka melayankan perpustakaan online, toko buku online, laboratorium virtual, tutorial online, pengayaan mata kuliah online, ruang baca virtual, jurnal elektronik dan semua layanan online dalam memudahkan kita mengakses pembelaran dari mana pun dan kapan pun.

Secara tidak langsung pembelajaran di Universitas Terbuka memberi kami inspirasi sekaligus insting untuk selalu mandiri. Universitas Terbuka juga berperan membuka cakrawala pengetahuan secara luas. Hasilnya implementasi dari pembelajaran dapat kami praktekkan secara langsung ketika harus berhadapan para tamu yang berasal dari seluruh Indonesia. Beberapa tamu kami dari luar kota yang pernah kami layani antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Bekasi, Medan, Tangerang, Yogyakarta dan Bali. Dengan berbagai latar profesi mereka datang tak sekadar jalan-jalan tetapi juga mengenal karakter budaya dan keuinkan kota kami. Untuk itulah kami harus selalu meng-upgrade pengetahuan, wawasan dan keterampilan berbicara dengan dengan setiap klien kami.

Ibarat pepatah “sekali dayung satu-dua pulau terlampaui’, perpaduan belajar online dan bekerja online memudahkan kami dalam beraktivitas. Ketika ada tugas perkuliahan yang mengharuskan kami mencari literatur di internet, kami sudah tidak gagap teknologi karena kami sebenarnya sudah dibekali literasi teknologi informasi ketika menjadi anggota rider JekPot. Ketika kami tidak mengetahui lokasi klien kami bisa melacak tempat sekaligus rutenya melalui peta digital yang tersedia di internet. Ketika kami membutuhkan referensi mengenai sisi keunikan tempat wisata di kota ini, kami bisa mencarinya di mesin penelusuran melalui internet.

Secara formal kami harus terus belajar, di sisi nonformal kami harus selalu memupuk passion kami sebagai rider. Kami harus bisa menjadi rider yang berwawasan luas tetapi juga berkarakter khas kota kami yaitu selalu senyum, sapa dan salam. Kami harus bisa menjadi partner yang memberi kemanfaatan bagi keluarga, kolega dan masyarakat kota ini. Kami harus selalu menjaga sikap, menyuguhkan layanan sekaligus membawa diri sebagai rider yang cerdik, terpelajar dan berpendidikan.  Sikap, layanan dan karakter inilah yang kemudian menjadi modal kami untuk menjalankan usaha ini untuk bisa dikenal sebagai layanan ojek profesional dengan nilai plus ridernya yang cerdik, pandai, terpelajar dan berpendidikan.

Kami sepakat hanya dengan pendidikanlah kelak menghantarkan kami menjadi insan cerdas dan bijak secara moral dan pikiran. Kami yakin takdir kami bukanlah selamanya menjadi rider ojek. Proses pembelajaran akan mengantar kami kepada kehidupan yang lebih mapan, tidak sekadar sebagai tukang ojek tetapi manusia Indonesia yang berpengetahuan dan berkompeten dari segi akhlak dan wawasan. Kami optimis hasil dari belajar saat ini – baik cepat atau lambat, langsung atau tidak langsung, mudah ataupun susah – akan segera mengubah status yang lebih tinggi suatu saat nanti daripada kini.

banner2

Dirgahayu Universitas Terbuka.

Kehadiranmu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Akses pembelajaranmu menjangkau yang tak terjangkau.

Inovasi pembelajaranmu mengangkat harkat martabat manusia Indonesia menjadi lebih mulia.

* Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari Universitas Terbuka dalam rangka memperingati HUT Universitas Terbuka ke-31. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.

Tips menghindari begal motor

JekPoter mania akhir-akhir ini banya sekali berita yang memberitakan mengenai begal motor. Komplotan penjahat yang sadis dan buas. Mereka sudah tidak punya lagi hati nurani sebagai manusia karena kesadisannya yang seperti binatang. Apakah mereka juga perlu kita samakan dengan binatang juga, kalau begitu?

begal2

 

 

 

 

 

begal1

 

 

 

 

Berikut beberapa tips menghindari ancaman para komplotan begal motor yang diolah dari beberapa sumber.

  1. Jangan terlalu sering dan dibiasakan keluar malam, apalagi sendirian.
  2. Hindari jalan sepi dan selalu waspada saat berkendara kalau harus keluar ketika malam.
  3. Minta tolong saudara atau teman untuk menemani walaupun jaraknya hanya dekat dan sepele.
  4. Jika merasa ada yang mengikuti dan Anda tidak mengenalnya, segera cari tempat terdekat yang relatif ramai.
  5. Berusahalah selalu fokus dan jangan melamun saat berkendara.
  6. Abaikan orang cari pertolongan saat ban bocor atau memarkir kendaraan di tepi jalanan yang sepi.
  7. Jika di depan Anda ada kendaraan segeralah mendekat untuk membentengi orang yang mengikuti anda.
  8. Simpan nomor panggilan darurat seperti Polisi, kerabat dan keluarga.

Beberapa tips tersebut hanyalah saran sederhana menghindari dari kejahatan begal motor. Selebihnya Anda lah yang bertanggungjawab terhadap diri anda pribadi. Selalu waspada adalah tindakan terbaik dalam bekendara.

Jika Anda tidak ingin repot untuk segala urusan, segera saja panggil JekPot, Ojek Pontianak – Mengantar dengan Ny(aman).

 

Perpanjangan Kontrak Layanan Bulanan JekPot

Manajemen JekPot, Ojek Pontianak mengucapkan terima kasih kepada keluarga bapak Manri Siahaan Azura Residence jalan Panglima Aim Pontianak Timur yang telah mempercayai layanan bulanan/ langganan kami. Terlebih memperpanjang kontrak layanan.

Foto0526JekPot berusaha melayani sepenuh hati untuk memudahkan urusan Anda dan keluarga. Dalam hal ini adalah antar-jemput anak sekolah atas nama James.

Menurut driver JekPot, James adalah tipe anak sekolah yang semangat dan giat. Dia dijemput jam 6.00 pagi setiap hari untuk bersekolah di SMP Gembala Baik, jalan Ayani I Pontianak. Alasannya biar tidak terkena macet dan bisa sarapan dahulu di sekolah sebelum pelajaran dimulai.

Beberapa hari selama seminggu kadang dia juga harus pulang agak sore untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. James adalah tipe anak sekolah periang dan energik. Dia suka sekali dengan beberapa kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Sekali lagi manajemen mengucapkan terima kasih atas perpanjangan kontrak layanan bulanan ini. Semoga layanan JekPot memang benar-benar membantu Anda dalam segala urusan yang berhubungan dengan repot. Semoga.

Jangan Asal Order Ojek

JekPoter mania, kami menyarankan mencari ojek tetap sebagai langgganan. Dengan begitu, antara penumpang dan ojek kenal satu sama lain. Jika tidak berlangganan, jangan sembarangan menyetop pengendara yang mengaku ojek di pinggir jalan. Penumpang harusnya mencari dan sabar mencari pangkalan ojek … Continue reading

Tips Tetap Wangi Walaupun Ngojek

ojek styleSebagian orang yang tinggal di kota besar memilih ojek sebagai alat transportasi andalan. Lalu lintas yang macet sering membuat kendaraan roda empat menjadi tak berkutik. Ojek memiliki kelebihan bisa melaju di jalan yang sempit, bahkan di antara himpitan mobil-mobil. Itu mengapa ojek menjadi tumpuan untuk mengejar waktu.

Masalahnya, kita terkadang tidak bisa memilih tukang ojek wangi yang menyediakan helm yang harum. Puluhan penumpang bisa jadi dalam sehari diangkut oleh tukang ojek yang sama. Demikian juga helm yang disediakan untuk penumpang, dipakai oleh banyak orang dan mungkin belum pernah dicuci sama sekali.

Tentunya “ngeri” membayangkan rambut kita yang habis keramas, harus mengenakan helm yang berbau, bahkan kadang basah. Namun, bila kita menolak mengenakan helm, kita akan menanggung risiko apabila ditilang polisi dan akan riskan dari sisi keamanan. Belum lagi bila jaket si tukang ojek tidak pernah ganti dan bau. Serba tak enak memang. Tetapi, tentunya ada cara cerdas agar tetap wangi ketika naik ojek. Untuk itu, berikut tips-nya :

1. Pakailah masker. Ini adalah cara aman dan sehat. Sebab, dengan demikian hidung kita tak tersiksa oleh bau jaket tukang ojek. Selain itu juga menekan terpapar polusi udara akibat berkendara sepeda motor.

2. Pakailah scarf atau syal untuk menutup hidung dan wajah Anda. Hanya menyisakan bagian mata saat menjadi penumpang ojek, justru lebih baik. Selain itu, scarf atau syal Anda pastinya wanginya sesuai selera Anda.

3. Pakailah topi beanie atau kupluk sebelum mengenakan helm milik tukang ojek. Dengan demikian, bau dan basah helm bekas keringat rambut penumpang sebelumnya, atau basah bekas minyak rambut penumpang sebelumnya, tidak menempel pada rambut Anda secara langsung. Sebaiknya, pilihlah topi kupluk yang kainnya rapat, bukan yang kain rajut. Topi ini sebaiknya segera dicuci setelah Anda sampai di rumah.

4. Gunakan scarf sebelum memakai helm dari si tukang ojek.

5. Pakai selalu jaket milik sendiri. Jaket tidak saja melindungi tubuh dari terpaan angin dan panas matahari, tetapi juga bisa melindungi pakaian di dalamnya dari bau yang ditimbulkan asap kendaraan bermotor, asap bakaran sampah dan sebagainya

6. Setelah sampai tempat tujuan, jangan lupa untuk menyemprotkan pewangi tubuh ke pakaian anda.

Selamat ngojek dan selamat beraktivitas!

sumber : www.satuharapan.com

Prihatin Nasib Oplet

Malam kemarin salah seorang Jeko (sopir ojek laki-laki) JekPot mengantar pak Anton, Jakarta. Beliau baru pertama kali datang ke Pontianak. Dlam perjalanan tersebut beliau berkeluh kesah tentang transportasi di kota Pontianak.

“Memang benar angkot di kota ini susah ya, pak?”

“Benar, pak. Apalagi kalau malam begini. Berdasar inilah kami JekPot hadir pak. Memfasilitasi para tamu yang memang “buta” kota ini. Kami sendiri sebisa mungkin melayani tamu dengan Ny(aman) tanpa harus direpotkan dengan reservasi penjemputan dan pengantaran. Mudah dan Murah”, cetus sang Jeko.

Image Image Image

Terima kasih kepada bapak Anton yang telah menggunakan jasa JekPot paket personal. Semoga sukses dan lancar selama di kota Pontianak.